Nalar24.id | Tangerang – Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau ternyata dirasakan hingga Kabupaten Tangerang. Bukti abu vulkanik ditemukan di genteng rumah dan kap mobil warga sejak Minggu pagi.
Merespons hal ini, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid langsung mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
Ya, memang betul. Abu vulkanik Krakatau ini dengan erupsinya sampai ke Tangerang. Buktinya tadi pagi saya bangun, keluar, ternyata itu banyak debu-debu yang ada di atas genteng, di atas kap mobil, ujar Bupati Maesyal.
Risiko Kesehatan Jadi Perhatian Utama
Menurut Bupati, partikel abu vulkanik berbahaya jika terhirup. Karena itu penggunaan masker menjadi wajib sementara waktu bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Oleh karenanya, kami atas nama pemerintah daerah mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang supaya lebih hati-hati lagi. Dan kalau beraktivitas ke mana-mana menggunakan masker untuk menghindari menghirup abu vulkanik tersebut, katanya.
Ia menegaskan kesehatan masyarakat adalah prioritas. Pemkab ingin semua warga tetap sehat di tengah kondisi ini.
Yang jelas, setiap hari sekarang kita harus menggunakan masker sementara ini saat aktivitas di luar. Kita ingin semuanya sehat, semuanya sukses, dan panjang umur, tuturnya.
Imbauan Tetap Tenang dan Pantau Info Resmi
Selain masker, Bupati juga meminta warga tetap tenang dan tidak panik. Masyarakat diminta memantau informasi dari BMKG, PVMBG, dan BPBD terkait perkembangan erupsi.
BACA JUGA : Kodim 0506/Tgr Latih Warga Padamkan Api, Sinergi TNI-Polri-Damkar Jadi Kunci
Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari instansi terkait mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik, pungkasnya.
Pemkab Tangerang juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk pemantauan kualitas udara dan pembersihan fasilitas umum jika diperlukan.
(Dedi)
