Nalar24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengunjungi keluarga korban pohon tumbang di Desa Teluknaga, Kecamatan Teluknaga, Selasa 1 September 2026.
Musibah pada Senin 31 Agustus 2026 itu menyebabkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah warga luka-luka.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyampaikan duka cita dan memberi semangat kepada keluarga Zainal Arifin.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah pohon tumbang yang merenggut korban jiwa serta menyebabkan sejumlah warga luka-luka. Mudah-mudahan anak yang meninggal mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” ujar Bupati Maesyal.

Menurut Bupati, pohon kedondong tumbang menimpa rumah warga karena akarnya keropos dimakan rayap. Ia menginstruksikan OPD terkait, kecamatan dan desa segera melakukan pembersihan dan langkah preventif.
“Pohon kedondong akarnya dimakan rayap keropos nggak kuat lagi akarnya tumbang. Kita segera lakukan pembersihan dan langkah preventif lainnya agar kejadian ini tidak terulang lagi,” ungkapnya.
BACA JUGA : Brand Komando66 Bersama PWI Lebak Selatan Bedah Rumah Nenek Icih di Bayah
Untuk penanganan, Bupati meminta Kepala Puskesmas memberikan perawatan medis maksimal kepada korban luka. Jika perlu, korban akan dirujuk ke RSUD atau rumah sakit lain.
Pemkab juga menyalurkan bantuan logistik berupa sembako dan kasur. Selain itu akan dibangun hunian sementara non-permanen bagi warga terdampak. Di sekitar lokasi terdapat sekitar 50 rumah warga.
Bupati menghimbau warga terdampak sementara mengungsi ke rumah kerabat selama proses pembersihan dan pengecekan kondisi tanah.
BACA JUGA : BAZNAS Kota Tangerang Gelar Pelatihan Terapis Spa, Bekam, dan Pijat Syariah untuk 20 Mustahik
“Kepada bapak ibu yang terkena musibah untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat atau bisa ngontrak selagi proses pengecekan kondisi tanah dan pembersihan puing berlangsung,” ujarnya.
Keluarga korban Zainal Arifin mengucapkan terima kasih atas respons cepat pemerintah.
“Alhamdulilah terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah membantu kami. Istri saya malah terharu malah sampai menangis begitu cepat pemerintah peduli dan hadir,” ucapnya.
(Dedi)

Respon (1)