Nalar24.id | TANGERANG — Hitung mundur menuju operasional RSUD Panunggangan Barat telah dimulai.
Pemkot Tangerang menargetkan soft launching layanan Unit Gawat Darurat (UGD) 24 Jam pada September–Oktober 2026.
Direktur RSUD Panunggangan Barat dr. Rizki Adiarti menyebut, saat ini fokus utama adalah penyempurnaan sarana dan prasarana agar sesuai standar Permenkes Nomor 11 Tahun 2025.
“Kami koordinasi dengan Disperkimtan untuk menyelesaikan ruang rawat inap, ruang operasi, dan laboratorium. Ada juga pemeliharaan gedung yang bocor, anggarannya sudah ada,” jelas Rizki.
Isu teknis lain adalah jalur gas medis. Karena dibangun sejak awal, beberapa instalasi mengalami kebocoran dan harus segera ditangani.
Di sisi lingkungan, RSUD juga menggandeng DLH Kota Tangerang untuk menata RTH, IPAL, dan fasilitas pendukung lainnya.
“Kami ingin memastikan semua fasilitas benar-benar siap beroperasi. Setiap tahapan dikawal agar sesuai target,” pungkasnya.
Kehadiran UGD 24 jam di RSUD Panunggangan Barat diharapkan dapat meningkatkan akses layanan kesehatan darurat bagi warga Kota Tangerang bagian barat.












