Maesyal Rasyid Kawal TPA Jatiwaringin, 2 Helikopter BNPB Dikerahkan

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid memegang selang pemadam bersama petugas saat monitoring kebakaran TPA Jatiwaringin Mauk
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid ikut memegang selang pemadam bersama petugas saat memonitor penanganan kebakaran di TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kamis (2/7/2026). Foto: Prokopim Kab. Tangerang Deddy/Nalar24.id

Nalar24.id | Tangerang  – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid terus mengawal langsung penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk. Upaya pemadaman diperkuat dengan dikerahkannya dua unit helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk water bombing, Kamis (2/7/2026).

Hingga saat ini, kobaran api yang sempat membesar telah berangsur berkurang. Meski begitu, masih terdapat beberapa titik api di bagian atas tumpukan sampah

Kerahkan Helikopter dan Armada Tambahan
BNPB menerjunkan dua helikopter untuk memadamkan area yang sulit dijangkau petugas di darat. Selain itu, Maesyal juga meminta dukungan lintas daerah.

Ia telah berkoordinasi langsung dengan Pemerintah Kota Tangerang untuk menambah armada pemadam kebakaran. Bupati juga menghubungi Wakil Wali Kota Tangerang guna meminta dukungan personel dan peralatan dari BPBD Kota Tangerang.

Dinkes Siagakan Tim Kesehatan
Pemerintah Kabupaten Tangerang juga fokus pada dampak kesehatan warga sekitar. Dinas Kesehatan disiagakan untuk pemeriksaan medis dan antisipasi paparan asap.

“Tim kesehatan sudah disiagakan untuk memberikan pelayanan medis, pemeriksaan kesehatan serta langkah-langkah antisipasi,” imbuhnya.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menunjuk titik api di TPA Jatiwaringin didampingi petugas BPBD dan PLN
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menunjuk titik api di TPA Jatiwaringin saat meninjau proses pemadaman yang dibantu excavator dan tim gabungan, Kamis (2/7/2026). Foto: Prokopim Kab. Tangerang deddy/Nalar24.id

Maesyal menegaskan keselamatan warga jadi prioritas. “Kami tidak hanya fokus memadamkan api, tetapi juga memastikan masyarakat tetap aman dan sehat,” tandasnya.

Saat ini petugas gabungan masih bersiaga 24 jam melalui jalur darat dan udara untuk mengantisipasi titik api baru hingga kondisi benar-benar aman

Sumber: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang

red24/deddy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *