Nalar24.id | TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS). Sensus yang dilakukan setiap 10 tahun sekali ini menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menyebut partisipasi warga sangat penting untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat.
“Sensus Ekonomi menjadi dasar pemerintah dalam menyusun berbagai program pembangunan. Semakin akurat data yang diberikan, semakin tepat pula kebijakan yang dihasilkan,” ujar Mugiya, Kamis (2/7/2026).
Cakup Ekonomi Digital dan Lingkungan
Menurut Mugiya, SE2026 bertujuan memetakan struktur ekonomi, karakteristik usaha, ekonomi digital, hingga ekonomi lingkungan. Data ini akan jadi landasan perencanaan pembangunan nasional dan daerah.
“Dalam 10 tahun terakhir telah terjadi banyak perubahan, mulai dari berkembangnya e-commerce, fintech, hingga meningkatnya penggunaan pembayaran digital. Karena itu, pemerintah membutuhkan data terbaru,” jelasnya.
UMKM hingga Usaha Besar Didata
Sensus ini mencakup pendataan dari UMKM sampai usaha besar di seluruh Indonesia. Pemkot meminta pelaku usaha memberi data yang benar kepada petugas resmi BPS.
“Data yang diberikan akan menjadi fondasi dalam menyusun kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang,” tutup Mugiya.












