Nalar24.id | TANGERANG — Di tengah suara alat berat, tiang pertama Masjid Al Mubarokah ditancapkan. Momen sederhana di Kelurahan Gaga, Larangan, Minggu (12/7/2026), tapi maknanya besar.
Gubernur Banten Andra Soni hadir langsung. Ia berpesan agar masjid ini tidak hanya megah secara fisik, tapi hidup secara fungsi.
“Dari masjid ini lahir generasi yang cerdas, berakhlak mulia, mencintai tanah air, serta mampu menjadi pelopor pembangunan daerah,” ujar Andra.
Baginya, masjid adalah pusat. Pusat ukhuwah, pusat pendidikan agama, pusat pemberdayaan ekonomi umat. Bahkan pusat pembentukan moral anak muda.
Pemprov Banten sendiri sedang mendorong hal yang sama lewat kebijakan. Tahun ini Program Sekolah Gratis diperluas hingga Madrasah Aliyah swasta. Pendidikan formal harus jalan beriringan dengan pendidikan karakter.
“Keberadaan masjid yang dekat dengan rumah menjadikan tempat strategis untuk pembelajaran yang dapat langsung diawasi orang tua dan diimplementasikan di lingkungan terdekat,” jelasnya.
Ketua panitia Khairul Umam menambahkan, renovasi ini dimulai dari pembebasan lahan karena jamaah sudah terlalu banyak. Pembangunan masih panjang dan masih butuh dukungan semua pihak.












