Sampah Jadi Berkah: Duta Pemuda DKI Gelar Eco-Lab di Pondok Bambu

Duta Pemuda DKI Jakarta bersama tim mahasiswa ITB Bina Sarana Global dan kader PKK RW 02 Pondok Bambu usai Eco-Preunership Lab
: Duta Potensi Pemuda Indonesia DKI Jakarta bersama mahasiswa ITB Bina Sarana Global, pelajar SMAN 76, dan kader PKK RW 02 Kelurahan Pondok Bambu berfoto bersama usai pelatihan Eco-Preunership Lab, Kamis (2/7/2026). Foto: Dok. Duta Pemuda DKI Ras/Nalar24.id

Nalar24.id | Jakarta – Sampah rumah tangga kini bisa jadi cuan. Duta Potensi Pemuda Indonesia Provinsi DKI Jakarta membuktikan hal itu lewat program “Eco-Preunership Lab” di RW 02 Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (2/7/2026).

Program kolaboratif ini digagas Fahmiansyah, mahasiswa ITB Bina Sarana Global, dan Sasikirana Syahrani Putri. Mereka dibantu 4 mahasiswa dan 1 pelajar SMAN 76 Jakarta sebagai peer educator.

Latih Warga Bikin Eco-Enzyme & Sabun Jelantah
Kegiatan menyasar RT 06, RT 10, dan RT 11. Tujuannya agar edukasi lebih personal dan langsung diterapkan di rumah tangga. Para kader PKK dan tokoh masyarakat menyambut antusias.

Eco-Preunership Lab menggabungkan dua pilar: kelestarian lingkungan dan kewirausahaan. Warga praktik langsung 3 hal :

  1. Eco-Enzyme: Fermentasi kulit buah jadi cairan pembersih dan pupuk cair.
  2. Sabun dari Minyak Jelantah: Olah limbah minyak goreng jadi sabun cuci batangan.
  3. Kompos Organik: Pupuk padat tanpa bau dari sisa sayur rumah tangga.

 

“Sampah bukanlah akhir dari sebuah siklus konsumsi, melainkan awal dari proses produksi baru,” kata Fahmiansyah.

Sasikirana menambahkan, jika ibu-ibu PKK mampu memproduksi sendiri, ini bisa jadi pendapatan kas RT atau UMKM warga. Ke depan, Fahmiansyah juga menyorot pentingnya digitalisasi agar produk ini bisa naik kelas.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan produk hasil karya kepada pengurus RT setempat.

Red24: RAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *