Nalar24.id | LONDON — Sepak bola adalah olahraga yang hidup dari narasi. Dan narasi terbaik selalu lahir dari pengulangan sejarah.
Besok, Argentina akan kembali bertemu Inggris di fase gugur Piala Dunia. Tepat 40 tahun setelah Diego Maradona membuat dunia terbelah dengan dua golnya: “Tangan Tuhan” dan “Gol Abad Ini”.
Kini giliran Lionel Messi. Dan media Inggris, Sky Sports, tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk memanaskan suasana.
“Mencetak gol dengan tangan mungkin sulit di era teknologi video, tetapi tanyakan kepada para pendukung Mesir,” tulis mereka.
Satu kalimat, dua pukulan. Pertama, mengingatkan Inggris pada trauma 1986. Kedua, menyindir kredibilitas VAR itu sendiri.

Sindiran itu lahir bukan tanpa sebab. Di babak 16 besar, Argentina menyingkirkan Mesir dengan skor 3-1. Tapi kemenangan itu meninggalkan luka. Wasit François Litxer menganulir gol Mesir karena offside tipis dan mengabaikan pelanggaran di kotak penalti terhadap Mohamed Salah.
Protes Mesir sampai ke FIFA. Mereka menuntut Litxer dicoret. Bagi publik Mesir, VAR yang katanya alat keadilan, justru terasa seperti alat pembenaran.
Inilah ironinya. Teknologi diciptakan untuk menghilangkan kontroversi “tangan tuhan”. Tapi di lapangan, keputusan manusia tetap jadi penentu.
Di tengah hiruk pikuk itu, Messi tetap berjalan tenang. 8 gol. Sama dengan Mbappe. Tapi bedanya, Messi juga nomor 1 dalam menciptakan peluang, mengonversi peluang, dan melepas umpan terobosan. Ia bukan hanya pencetak gol. Ia adalah sistem itu sendiri.
Bagi Thomas Tuchel, ini adalah ujian taktik terbesar. Bagaimana cara mematikan pemain yang bisa mencetak gol, menciptakan gol, dan bahkan… dalam narasi media… dituduh bisa mencetak gol dengan cara apapun?
Pertandingan ini bukan hanya soal siapa ke final. Ini soal bagaimana sepak bola modern berdamai dengan masa lalunya. Apakah VAR benar-benar mengubur “Tangan Tuhan”, atau hanya memindahkannya ke bentuk kontroversi yang baru?
Jawabannya, mungkin, ada di 90 menit besok. Atau seperti kata Sky Sports: “Tanyakan pada Mesir”.
(bgx)












