Ketua DPD BM PAN Kabupaten Serang : Kami Memilih Untuk Tidak Menutupi Konflik dan Organisasi Tanpa Konflik adalah Organisasi yang Statis

Tata Muldani,Ketua DPD BM PAN Kabupaten Serang Banten. foto/dok : pribadi. {red24}

Ketua DPD BM PAN Kabupaten Serang : Kami Memilih Untuk Tidak Menutupi Konflik dan Organisasi Tanpa Konflik adalah Organisasi yang Statis

sorot24.id | BANTEN – Sehubungan dengan dinamika yang terjadi pada acara Kongres ke-VII BM PAN di Marbella Anyer Kabupaten Serang Banten,Ketua DPD BM PAN Kabupaten Serang angkat bicara menyampaikan, bahwa situasi tersebut merupakan bagian integral dari proses manajemen konflik internal organisasi.

“Kami memilih untuk tidak menutupi konflik, tetapi mengelolanya. Karena kami meyakini, sebuah organisasi tanpa konflik adalah organisasi yang statis”, tegas Tata Muldani.

Kongres VII BM PAN Anyer,10 – 12 Juli 2026. foto/dok : {red24}

Ketua DPD BM PAN Kabupaten Serang, Tata Muldani, memandang perbedaan pendapat dan adu argumen sebagai ruang yang sehat untuk melatih sikap kritis dalam berpikir, berdialog, serta proses pendewasaan dalam berorganisasi.

Tata mengatakan,bahwa seluruh rangkaian kegiatan kongres tetap berjalan sesuai AD/ART dan tujuan besar organisasi, yaitu melahirkan kader yang berpikir kritis, berintegritas, dan dewasa dalam menyikapi perbedaan.

“Hal yang biasa dalam sebuah organisasi ada perbedaan pendapat dan ada “bumbu tambahan” itulah seni dan indahnya berorganisasi,yang penting selama tidak keluar dari kontek dan rule yang ada sah- sah saja itu terjadi,kami menyadari bahwa yang terjadi adalah proses pendewasaan diri dalam berorganisasi, dan Alhamdulillah pasca pleno usai, kondusifitas tetap terjaga,kami tetap bersenda gurau dan happy ending”, pungkasnya.

Kongres VII BM PAN yang berlangsung di Marbella Anyer Kabupaten Serang tanggal 10 – 12 Juli 2026,di hadiri oleh perwakilan pengurus DPD (Kabupaten / Kota) dan DPW (Provinsi) seluruh Indonesia serta pengurus DPP (Dewan Pimpinan Pusat) .

red24_KANU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *