Di tengah keterbatasan lahan dan waktu, Pemprov Banten pilih percepat akses lewat program gratis dan pembangunan kelas baru

Gubernur Banten Andra Soni dialog dengan siswa saat tinjau MPLS SMKN 12 Tangerang
Gubernur Banten Andra Soni berdialog dengan peserta didik baru saat meninjau pelaksanaan MPLS di SMKN 12 Kota Tangerang, sekolah baru di wilayah Ciledug-Larangan, Senin (13/7/2026). Nalar24.id

Nalar24.id | TANGERANG — Di Kelurahan Paninggilan Utara, sebuah gedung baru berdiri. Namanya SMKN 12 Kota Tangerang. Senin (13/7/2026), sekolah ini menggelar MPLS angkatan pertama.

Gubernur Banten Andra Soni hadir. Ia tahu, berdirinya sekolah ini bukan kebetulan. Warga Ciledug, Larangan, dan sekitarnya sudah lama mengusulkan. Selama ini mereka harus ke SMKN 2 Tangsel.

“Kebutuhan anak-anak kita untuk sekolah harus kita fasilitasi,” kata Andra.

Ia paham membangun sekolah butuh waktu, lahan, dan biaya besar. Tapi anak-anak tidak bisa menunggu. Solusinya: percepat akses.

Caranya dua. Pertama, bangun sekolah baru dan ruang kelas baru. SMKN 12 ini contohnya. Tahun ini baru 4 rombel, 144 siswa, dengan 2 prodi: Manajemen Logistik dan Bisnis Digital. Prodi yang sengaja dipilih karena dekat industri.

Kedua, lewat Program Sekolah Gratis. Tahun ini kuotanya ditambah, bahkan diperluas ke Madrasah Aliyah swasta sebanyak 10 ribu siswa.

“Alhamdulillah, Program Sekolah Gratis untuk mendukung SPMB berjalan baik. Semoga setiap tahunnya terus meningkat,” ujar Andra.

Ia juga berpesan agar MPLS jadi ajang pengenalan yang menyenangkan. Kadisdikbud Banten Jamaluddin dan Kepsek SMAN 12 Nunung Nurjanah menegaskan hal yang sama: tidak ada perpeloncoan. Materinya fokus pada Tujuh Kebiasaan Anak Hebat, Wawasan Wiyata Mandala, dan kepemimpinan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *