Nalar24.id | KABUPATEN TANGERANG — Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), Syarifudin Salwani, S.E., melakukan kunjungan sosial ke lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, 8 Juli 2026.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan sekaligus pengawasan langsung terhadap proses pemadaman dan penanganan dampak lingkungan akibat musibah tersebut.
Dalam tinjauannya, Syarifudin hadir bersama jajaran pejabat daerah. Di antaranya Bupati Tangerang, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Kepala DLHK Kabupaten Tangerang, perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta unsur TNI dan POLRI yang bersinergi di lapangan.

Desak Pemadaman Total dan Lindungi Warga
Syarifudin Salwani menegaskan bahwa kebakaran di TPA merupakan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat sekitar dan lingkungan hidup. Ia meminta pemerintah daerah dan instansi terkait tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga merumuskan langkah mitigasi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terulang.
“Saya meminta agar seluruh pihak yang berwenang melakukan langkah-langkah luar biasa untuk memastikan api segera padam sepenuhnya, terutama titik api di kedalaman yang sulit dijangkau. Prioritas utama kita saat ini adalah melindungi warga dari paparan asap berbahaya dan memastikan tidak ada perluasan dampak lingkungan,” ujar Syarifudin di lokasi kejadian.
Dorong Evaluasi Manajemen TPA dan Dukungan Anggaran
Lebih lanjut, politisi yang juga Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Banten tersebut menekankan pentingnya evaluasi manajemen pengelolaan TPA Jatiwaringin. Menurutnya, insiden ini harus menjadi momentum perbaikan sistem operasional di lapangan.
“Kami dari DPRD Provinsi Banten khususnya di Komisi IV akan mendorong dukungan anggaran maupun kebijakan yang diperlukan untuk memperkuat sarana dan prasarana penanganan darurat di TPA. Sinergi antara BNPB, Pemkab Tangerang, serta aparat keamanan TNI-Polri yang sudah terbangun saat ini harus terus dijaga hingga status lokasi benar-benar dinyatakan aman,” tambahnya.

Apresiasi Tim Gabungan di Lapangan
Menutup keterangannya, Syarifudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berjibaku di lapangan.
“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kecamatan dan Desa, serta Tim BPBD dan BNPB yang telah mengerahkan personel pemadam kebakaran dan water bombing. Terima kasih juga kepada Dinas Kesehatan melalui Puskesmas yang sigap mengirimkan tim medis, serta jajaran TNI dan POLRI,” pungkasnya.
Hingga saat ini, tim gabungan masih terus berupaya melakukan pendinginan dan penyekatan area terbakar untuk mencegah api merambat ke tumpukan sampah lainnya. Syarifudin memastikan akan terus memantau perkembangan situasi hingga penanganan pasca-kebakaran tuntas dilakukan.
(RAS)












