Nalar24.id | JAKARTA — Sebuah catatan kurang baik menghampiri sepak bola Asia. Tidak ada satu pun perwakilan AFC yang mampu melaju ke babak 16 besar `Piala Dunia 2026.
Piala Dunia 2026 sendiri mengusung format baru. Jumlah peserta meningkat dari 32 tim menjadi 48 tim. Peningkatan kuota tersebut juga berdampak pada jatah AFC yang naik menjadi 9 wakil. Dua di antaranya, Yordania dan Uzbekistan bahkan mencatatkan debut di Piala Dunia.
Di awal turnamen, harapan besar disematkan agar setidaknya satu atau dua wakil Asia bisa melaju jauh. Namun kenyataan di lapangan jauh berbeda.
7 Wakil Asia Gugur di Fase Grup*
Dari 9 wakil, 7 tim harus angkat koper di fase grup. Korea Selatan dan Iran` harus puas finish di peringkat ketiga dan gagal mengamankan status peringkat ketiga terbaik untuk lolos ke babak 32 besar.
Sementara Uzbekistan, Yordania, `Qatar, Irak dan Arab Saudi harus menjadi juru kunci di masing-masing grup.
Hanya `Timnas Jepang dan Australia yang mampu menjaga asa Asia dengan lolos sebagai runner up. Jepang lolos dari Grup F, sementara Australia dari Grup D.
Jepang dan Australia Gagal di Babak 32 Besar
Harapan Asia bertumpu pada Jepang dan Australia di babak 32 besar. Namun hasilnya tetap pahit.
Jepang harus menghadapi salah satu unggulan juara, Brasil. Sempat tampil ngot dan mengimbangi permainan, The Samurai Blue harus menyerah setelah Gabriel Martinelli mencetak gol kemenangan Brasil di masa injury time.
Nasib serupa dialami Australia. Sempat menahan imbang `Mesir 1-1 hingga waktu normal berakhir, Socceroos harus tumbang 2-4 lewat drama adu penalti.
Dengan tersingkirnya Australia, maka dipastikan Asia tidak memiliki wakil tersisa. AFC menjadi konfederasi kedua yang sudah tidak punya wakil setelah `OFC, di mana satu-satunya wakilnya `Selandia Baru juga gugur di fase grup.












