Menteri (ESDM), Bahlil Lahadalia Puter Otak Tidak Bisa tidur Mikirin Pasokan LPG

- Admin

Senin, 27 April 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengaku tak tidur memikirkan pasokan LPG yang menipis.

Nalar24.id | Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa Indonesia masih harus mengimpor 7 juta ton LPG untuk memenuhi kebutuhan nasional yang mencapai 8,6 juta ton per tahun.

Ia menyebut produksi dalam negeri saat ini baru mencapai 1,6 hingga 1,7 juta ton, sehingga belum mampu mencukupi kebutuhan nasional. Oleh karenanya Bahlil mengaku harus berpikir keras guna memenuhi defisit tersebut.

“Dan ini terjadi sejak konversi daripada minyak tanah ke LPG. Dan saya juga melaporkan bahwa untuk LPG ini kita putar otak terus. Hampir tiap malam tidak kita istirahat, kita mengkaji sumber-sumber LPG-nya,” ujar Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, usai memberikan menemui Presiden Prabowo Subianto pada Senin (27/4/2026).

Bahlil mengungkapkan bahwa keterbatasan bahan baku menjadi tantangan utama dalam pengembangan industri LPG domestik. Ia menjelaskan bahwa produksi C3 dan C4, yang merupakan komponen utama LPG, masih sangat minim di Indonesia.

“Dan salah satu problem kita di Indonesia kenapa tidak bisa kita membangun industri LPG adalah bahan baku LPG itu C3, C4. Dan itu produksi di kita tidak terlalu banyak,” ujarnya.

Meski demikian sejumlah upaya tengah dilakukan pemerintah, salah satunya dengan proyek hilirisasi batubara menjadi dimetil eter atau DME.

Sebagai solusi, pemerintah tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk proyek hilirisasi batubara menjadi Dimethyl Ether (DME).

Bahlil menyebut konversi batubara berkalori rendah (low calorie) menjadi DME merupakan salah satu alternatif potensial untuk menekan ketergantungan pada LPG.

Selain itu, Bahlil mengungkapkan rencana terbaru pemerintah untuk mengembangkan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai pengganti LPG. Rencana ini pun telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Tapi ini masih dalam pembahasan, saya harus finalisasi, dan ini salah satu alternatif terbaik untuk kita mendorong agar kemandirian energi kita di sektor LPG bisa dapat kita lakukan,” pungkasnya.

Sumber ; Suara.com

Red24

Facebook Comments Box

About The Author

Editor : Rudi stanza

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Gubernur Andra Soni Puji May Day Tangerang: Bukan Seremoni, Ada Aksi Nyata
Abdul Mu’ti Apresiasi Banten, 801 Sekolah Swasta Gratis: Komitmen Pendidikan Adil Untuk Semua
Oman yang Hampir ke Piala Dunia 2026 Jadi Lawan Pertama Timnas Indonesia Juni Ini
Kuasa Hukum F.A.F Bantah Kliennya Telah melakukan Pelecehan Seksual Kader HMI Tangerang, Siap Tempuh Jalur Hukum
6 Bulan Jembatan Putus Dibiarkan, Kakek 70 Tahun Hanyut di Sungai Anduriang Diselamatkan Remaja
Inter Milan Juara Serie A 2025-2026, Unggul Jauh di Puncak Klasemen
Kadisdik Tangerang Ada Pungli di Sekolah Gratis, Langsung Kami Sikat
Heboh Kos Tangerang, Kader HMI Jadi Korban Intip Pakai iPhone saat Mandi

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:35 WIB

Gubernur Andra Soni Puji May Day Tangerang: Bukan Seremoni, Ada Aksi Nyata

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:12 WIB

Abdul Mu’ti Apresiasi Banten, 801 Sekolah Swasta Gratis: Komitmen Pendidikan Adil Untuk Semua

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:56 WIB

Oman yang Hampir ke Piala Dunia 2026 Jadi Lawan Pertama Timnas Indonesia Juni Ini

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:55 WIB

Kuasa Hukum F.A.F Bantah Kliennya Telah melakukan Pelecehan Seksual Kader HMI Tangerang, Siap Tempuh Jalur Hukum

Senin, 4 Mei 2026 - 18:41 WIB

6 Bulan Jembatan Putus Dibiarkan, Kakek 70 Tahun Hanyut di Sungai Anduriang Diselamatkan Remaja

Senin, 4 Mei 2026 - 12:55 WIB

Kadisdik Tangerang Ada Pungli di Sekolah Gratis, Langsung Kami Sikat

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

Heboh Kos Tangerang, Kader HMI Jadi Korban Intip Pakai iPhone saat Mandi

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:06 WIB

Kapolda Banten Rangkul Pers : Mari Jaga Kamtibmas Lewat Informasi Yang Benar

Berita Terbaru