Derasnya arus Sungai Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, yang nyaris merenggut nyawa kakek 70 tahun, Minggu 3/5/2026. Jembatan putus sejak 6 bulan lalu belum dibangun. (Dok: Warga/Nalar24.id)
Padang Pariaman| Nalar24.id – Seorang kakek berusia 70 tahun nyaris tewas terbawa arus saat menyeberangi Sungai Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Minggu 3/5/2026 sore. Jembatan penghubung yang putus sejak banjir November 2025 lalu tak kunjung diperbaiki.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30 WIB saat korban hendak menyeberangi sungai. Warga terpaksa membangun rakit secara swadaya karena jembatan putus akibat banjir besar November 2025 tak kunjung diperbaiki pemerintah.
Saat kejadian, rakit darurat tersebut tidak dapat digunakan karena arus sungai sangat deras. Korban yang sudah berada di tengah sungai langsung terbawa arus.
Beruntung, seorang remaja yang melihat kejadian itu sigap menolong. Korban berhasil ditarik ke pinggir sungai dalam keadaan selamat meski sempat terseret arus.
Jembatan yang putus itu merupakan akses utama warga Anduriang. Sudah enam bulan warga mempertaruhkan nyawa menyeberang dengan rakit bambu setiap hari untuk beraktivitas.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Pemprov Sumbar segera membangun kembali jembatan. Jika terus dibiarkan, warga khawatir korban jiwa akan kembali berjatuhan, terutama saat musim hujan dan debit air naik.
red24
![]()
About The Author
Editor : Rudy Stanza
Sumber Berita : Info-PDG X






